Aku
meledak
Ubun-ubunku bergolak
Seluruh ototku menegak
Butuh waktu dua jam untuk makan
Perlu bermilyard pertimbangan untuk
memutuskan
Hanya sedetik dan sepetik untuk
mengebahkan kemarahan.
Harus bagaimana kusampaikan pada mereka
bahwa waktu begitu berharga?
Harus dengan cara apa kuyakinkan mereka
agar mau berlari bersama?
Bukan sekedar jalan minhik-mindhik
sembari tertawa terkikik?
Oh, denyut itu melecut-lecut.
Bagaimana kuredam dia dengan sejumput
kesabaran?
Bagaimana kupendam dia dengan seribu
satu pengertian?
Anakku, soulmateku, komputerku
sayang,
Please…pahami mama yang ingin
berkarya…
31 maret 07 09.45
Ketika tak mampu lagi kutahan luahan
emosi